Wow, Inilah Total Gaji PNS Tertinggi Tahun 2019!

By | 17 Februari 2019

Sudah jadi rahasia umum kalau Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah profesi yang menjanjikan. Apalagi pada tahun 2019 ini, gaji PNS tertinggi dikabarkan bisa menembus puluhan juta rupiah. Dengan banyak sekali tunjangan yang diberikan hingga Jaminan Hari Tua (JHT), profesi PNS masihlah menjadi bidang pekerjaan yang diidamkan banyak generasi muda Indonesia.

Total Gaji PNS Tertinggi Tahun 2019

Rasa bangga bisa berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah salah satu alasan kenapa peminat lowongan kerja PNS selalu meningkat. Bahkan tak bisa dipungkiri kalau banyak orangtua yang lebih tenang saat anaknya mampu menembus tes PNS. Seolah ingin memuaskan betul para abdi negara, pemerintah pun semakin percaya diri untuk menetapkan kenaikan gaji PNS di tahun 2019.

Pemerintah Resmi Menaikkan Gaji PNS di 2019

Informasi mengenai kenaikan gaji PNS bukanlah sekadar isapan jempol. Semua bermula pada keinginan Presiden Joko Widodo yang ingin meningkatkan kualitas ASN Indonesia. Gayung bersambut, Menteri Keuangan Sri Mulyani pun merumuskan kenaikan gaji PNS ini sejak pertengahan 2018. Sehingga saat ditetapkan pada 2019, gaji PNS tertinggi pun ikut meroket.

Bukan cuma sebagai kebijakan populer di tahun politik, keputusan menaikkan gaji pada PNS di 2019 ini sebetulnya sudah merupakan keharusan. Karena rupanya para abdi negara ini terakhir kali mengalami kenaikan gaji adalah pada 2015 silam. Meskipun tiga tahun lebih tidak ada kenaikan gaji, PNS tetap memperoleh THR sebesar gaji pokok pada tahun 2018 silam.

Baca juga:

Tak hanya THR sebesar gaji pokok, pada tahun 2018 rupanya pemerintah juga memberikan gaji ke-13 dengan komponen penghasilan lengkap. Jika Anda tak tahu, komponen penghasilan lengkap para ASN terdiri dari gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan/umum dan tunjangan kinerja (Tukin). Sehingga bisa dipastikan para pemegang gaji PNS tertinggi makin makmur.

Dan akhirnya kepastian naiknya gaji PNS ini sudah resmi dilakukan mulai Januari 2019. Kenaikan ini diputuskan sebesar lima persen dari gaji pokok termasuk untuk pembayaran pensiunan pokok para PNS. Namun kendati sudah naik sejak Januari 2019, besaran kenaikan baru akan diterima ASN saat PP sudah keluar sekitar bulan Maret 2019. Sehingga penghasilannya akan dirapel.

Inilah Perhitungan Gaji PNS Tertinggi Tahun 2019

Dengan kepastian kalau gaji PNS dinaikkan, maka tentu besaran gaji PNS tertinggi mengalami perubahan. Sebelum melakukan perhitungan Anda harus tahu bahwa hingga Desember 2018, besaran gaji PNS masih sama sesuai dengan aturan PP Nomor 30 Tahun 2015 tentang Perubahan Ketujuh Belas atas PP Nomor 7 Tahun 1997 tentang Peraturan Gaji PNS.

Untuk PNS dengan pangkat tertinggi dan sudah bekerja minimal 32 tahun yakni golongan IV-E memiliki gaji pokok bulanan Rp 5.620.300. Nilai ini sudah lebih besar daripada tahun 2014. Dimana hingga Desember 2014, gaji PNS tertinggi saat itu di kisaran Rp 5.302.100. Dan sejak Januari 2019, gaji pokok untuk golongan IV-E melambung jadi Rp 5.901.315.

Gaji PNS baru masuk

Kabar terbaru, pemerintah kini tengah menggodok perubahan struktur dan skema penggajian ASN. Hal ini akhirnya berimbas pada kepangkatan PNS. Kalau dulu berdasarkan golongan, melalui RPP yang tengah dibicarakan ini jabatan PNS bakal sederhana. Akan ada tiga kelompok pangkat yakni Jabatan Administrasi (JA), Jabatan Fungsional (JF) dan Jabatan Pemimpin Tinggi (JPT).

Perhitungan Tunjangan Kinerja PNS

Dengan perubahan RPP yang tengah masih dibicarakan oleh Kemenpan-RB dan BPS itu, akan ada beberapa kondisi seperti berikut ini:

  1. Sejauh ini para pemilik gaji PNS tertinggi adalah golongan IV-E. Dengan perubahan struktur dan skema penggajian, golongan IV-E yang dikenal sebagai pejabat Eselon I-A dan I-B ini akan masuk dalam kelompok JPT Madya. Dalam RPP yang masih dirumuskan, JPT Madya dibedakan lagi menjadi JPT-III dan JPT-IV.
  2. Komponen penghasilan tiga kelompok pangkat baru sesuai RPP ini berubah dan lebih sederhana hingga hanya menjadi gaji pokok, Tukin dan tunjangan kemahalan daerah.
  3. Dalam RPP itu juga disebutkan kalau JPT-III dan JPT-IV yang memegang posisi sebagai pangkat teratas di lingkup PNS berhak atas gaji pokok di kisaran Rp 34.005.093 – Rp 35.705.348. Besaran gaji PNS tertinggi ini bahkan jauh lebih besar dari gaji pokok yang sudah dinaikkan lima persen oleh pemerintah sejak Januari 2019.

gaji PNS terbesar tahun 2019

  1. Kendati beberapa tunjangan dihilangkan, tetap saja gaji PNS tertinggi untuk kelompok yang dikenal sebagai golongan IV-E berdasarkan RPP ini tetap menggiurkan. Mereka juga masih berhak atas Tukin sebesar lima persen dari gaji pokok yakni di kisaran Rp 1.700.255 – Rp 1.785.267.
  2. Golongan IV-E atau JPT-III hingga JPT-IV ini hanya bekerja di instansi pusat. Mereka adalah para Staf Ahli Gubernur, Sekretaris Daerah, Auditor Utama, Jaksa Agung Muda hingga Wakil Sekretaris Kabinet. Besaran gaji juga kembali bertambah sesuai dengan tunjangan kemahalan daerah. Dimana gaji PNS terbesar tahun 2019 di Indonesia dipegang golongan IV-E di DKI Jakarta.

Sekalipun tampak menggiurkan, RPP ini tampaknya belum diputuskan oleh pemerintah. Sekalipun perubahan struktural sudah mulai dikenalkan, perubahan skema dan komponen penghasilan masih menjadi uji coba dan diskusi panjang di antara instansi terkait.

Inilah Besaran Gaji PNS Baru Masuk Tahun 2019

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kenaikan gaji yang diputuskan oleh pemerintah juga berdampak pada besaran gaji PNS baru masuk. Anda yang lolos dari tes PNS pada tahun 2018 sudah bisa mencicipi gaji pokok naik lima persen sejak Januari 2019. Untuk lowongan CPNS tahun 2018, formasi yang paling banyak diterima pemerintah adalah golongan III-A.

Mereka yang sukses masuk di bagian golongan III-A adalah generasi muda dengan latar belakang pendidikan minimal S1/D4 sederajat. Hingga Desember 2018, PNS golongan III-A berhak atas gaji pokok mulai Rp 2.456.700. Namun dengan resmi naiknya gaji pokok, gaji PNS baru masuk untuk golongan III-A sejak Januari 2019 menjadi Rp 2.579.535.

Sama seperti ulasan sebelumnya, golongan III-A juga mengalami perubahan dalam penggajian jika nantinya RPP perubahan struktur dan skema penghasilan ASN ditetapkan. Berikut ini perhitungan gaji PNS baru masuk jika berdasarkan RPP yang masih dibicarakan pemerintah:

  1. Para PNS golongan III-A sejauh ini masuk dalam tingkatan eselon terendah. Dimana mereka masuk ke kelompok Eselon V dan pangkatnya adalah Penata Muda atau Penata Muda Tingkat I. Jika sesuai dengan RPP, Eselon V akan setara dengan Jabatan Pelaksana pada kelompok JA.
  2. Dalam tabel RPP yang baru itu, Jabatan Pelaksana akan masuk di pangkat JA-1, JF-1 sampai JA-4, JF-4 berhak atas gaji PNS baru masuk di kisaran R[ 3.100.000 – Rp 4.727.022. Gaji pokok ini jauh lebih besar dari sistem golongan III-A meskipun sudah naik sejak Januari 2019.
  3. Tak hanya gaji pokok yang meningkat, gaji PNS baru masuk juga memperoleh tampakan komponen penghasilan Tukin dan tunjangan kemahalan daerah. Masih berdasarkan RPP, kelompok JA yang setara dengan golongan III-A akan memperoleh Tukin sebesar Rp 155.000 – Rp 236.351.

Gaji PNS tertinggi

  1. Lantaran tunjangan kemahalan daerah di berbagai provinsi Indonesia berbeda, maka bisa dipastikan kalau gaji PNS baru masuk golongan III-A yang bekerja di DKI Jakarta adalah terbesar di Indonesia. Untuk gaji golongan III-A terendah akan dipegang oleh para ASN yang bertugas di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kenapa begitu? Karena tunjangan kemahalan daerah NTT adalah 0%.

Meski RPP Belum Dipastikan, PNS Sudah Bahagia

Melihat perhitungan gaji PNS jika berkaca pada RPP yang ada, tentu akan ada perubahan yang sangat signifikan. Namun saat ini, Anda para abdi negara harus bersabar karena RPP perubahan struktural dan skema komponen penghasilan masih belum dipastikan. Kendati belum ada perubahan dalam besaran gaji PNS tertinggi, menjadi ASN saat ini sudah bisa membuat siapapun bahagia.

Ada banyak kebijakan-kebijakan baru yang sudah bisa dinikmati PNS dan bisa membuat profesi lain cemburu. Pertama adalah hak cuti untuk PNS pria saat istri melahirkan sudah berlaku sejak Desember 2017. Berikutnya adalah skema THR lebih besar seperti pada 2018 setara gaji pokok. Ada juga kepastian fasilitas KPR tanpa uang muka dengan jangka cicilan hingga 30 tahun.

Kepastian masa depan terjamin juga diperoleh pensiunan PNS yang tetap berhak atas THR. Bagaimana? Semakin membuktikan kalau PNS adalah profesi menjanjikan, bukan? Dengan gaji PNS tertinggi yang semakin fantastis, tak heran peminat PNS tetap besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *