Fantastis! Segini Penghasilan Driver Gojek Tahun 2019!

By | 19 April 2018

Penghasilan  Gojek Sebulan РSekarang ini ada beragam jasa transportasi online yang menawarkan banyak kemudahan bagi masyarakat. Salah satu jasa transportasi online yang banyak disenangi oleh masyarakat adalah Gojek yang telah hadir di berbagai wilayah di Indonesia. Karena tingginya animo masyarakat, tidak heran bahwa banyak orang berminat menjadi driver Gojek dengan harapan memiliki penghasilan yang banyak. Namun, seberapa besar penghasilan yang didapatkan oleh driver Gojek dalam sehari tahun 2018 hingga 2019?

Penghasilan Driver Gojek dari Tarif Perjalanan

Sumber penghasilan Gojek per hari sebenarnya berasal dari banyaknya layanan perjalanan yang dilakukan oleh driver itu sendiri. Meskipun begitu, ada beberapa tarif yang berlaku yang akan mempengaruhi besarnya penghasilan driver tersebut. Tarif perjalanan yang berlaku akan berbeda dari satu daerah ke daerah yang lainnya serta juga akan berbeda tergantung dari jam operasional yang berlaku.

Baca:

Tarif yang pertama dilihat dari wilayah driver beroperasi. Ada beberapa wilayah operasional yang berlaku disini, seperti wilayah operasional khusus Jabodetabek, Palembang, dan kota yang lainnya. Perbedaan yang berlaku disini berdasarkan tingkat kepadatan lalu lintas di wilayah tersebut sehingga satu wilayah akan memiliki tingkat penghasilan Gojek yang berbeda dengan wilayah yang lain.

Penghasilan Gojek Sebulan

Berapa penghaislan driver gojek dari tarif perjalanan

Tarif yang kedua dilihat dari jam operasional yang berlaku. Tentunya, jam operasional ini memperhitungkan tingkat kepadatan lalu lintas Pada jam-jam rush hour, tarif Gojek yang dikenakan biasanya akan lebih besar jika dibandingkan dengan tarif Gojek pada jam non ruh hour dan biasanya, semakin malam driver menerima penumpang, penghasilan Gojek yang didapatkan akan semakin besar.

Penghasilan yang didapatkan oleh driver Gojek sendiri ditentukan oleh jarak tempuh perjalanan penumpang. Pendapatan minimal dari driver untuk lokasi jaran dekat adalah sebesar 8ribu. Jika order yang dilakukan oleh penumpang tersebut berada pada pukul 11 malam hingga 5 pagi atau jam 4 sore hingga jam 8 malam pada area tertentu di Jabodetabek, maka driver akan mendapatkan tambahan pendapatan sebesar 3ribu.

Untuk dapat menghitung pendapatan Gojek per bulan sebenarnya cukuplah mudah karena driver hanya perlu mengalikan penghasilannya yang didapatkannya per hari selama 30 hari. Sebagai contoh jika driver mendapatkan rata-rata 300ribu per hari, maka driver akan mendapatkan penghasilan bulanan sekitar 9jutaan. Meskipun begitu, tingkat penghasilan driver tersebut akan berbeda antara satu dengan yang lainnya berdasarkan jam kerja dari driver itu sendiri.

Informasi terkait!

Pendapatan Gojek per bulan tersebut sangatlah fantastis karena jumlah penghasilan yang didapatkan lebih besar dari rata-rata penghasilan pegawai kantoran. Namun sayangnya, sekarang ini banyak sekali driver Gojek yang bermunculan sehingga persaingan antar driver sangat ketat. Untuk itu, mencapai penghasilan dengan jumlah tersebut terbilang tidak mudah.

Penghasilan Gojek 2019 dari Bonus yang Didapatkan

Selain penghasilan yang didapatkan dari jasa yang diberikan oleh driver setiap harinya, penghasilan Gojek per hari yang selanjutnya adalah dari bonus yang diberikan oleh perusahan Gojek itu sendiri. Jika driver tidak mendapatkan gaji sebesar kalkulasi penghasilan yang diatas, driver tidak perlu khawatir karena driver bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari bonus berikut.

Baca:

Besarnya bonus yang didapatkan oleh driver berasal dari bonus harian dan juga berasal dari poin yang dikumpulkan oleh driver. Karena besarnya bonus yang bisa didapatkan oleh driver, tidak jarang banyak driver yang mengejar bonus tersebut daripada penghasilan harian itu sendiri.

Setiap layanan dari Gojek yang dilakukan oleh driver memiliki nilai poin yang berbeda berdasarkan area driver tersebut. Seperti contohnya, order untuk Go-Food di area Jakarta pada jam tertentu akan berbeda dengan order Go-Food di area Jogja pada jam tertentu. Selain itu, driver juga akan mendapatkan poin tambahan dan juga penghasilan Gojek tambahan jika memerima order pada jam tertentu.

Untuk mendapatkan bonus dari pihak Gojek, driver diharuskan untuk mempunyai performa diatas 55%. Nilai performa disini ditentukan oleh driver itu sendiri. Maksudnya, driver akan mendapatkan performa 55% dengan mudah jika driver tidak menolak orderan tertentu dan tidak ada cancel order dari penumpang.

Selain itu, jumlah total poin yang harus dikupulkan oleh driver tersebut adalah 30 poin. Jumlah bonus yang akan didapatkan oleh driver akan berbeda berdasarkan area operasi driver tersebut. Namun biasanya, penghasilan Gojer per hari dari bonus yang akan driver dapatkan berkisar antara 80ribu hingga 160ribu.

Jika driver telah memiliki performa diatas 55%, driver berhak untuk mendapatkan bonus yang telah disebutkan sebelumnya. Sebaliknya, jika performa driver tidak sampai 55%, maka driver tidak akan mendapatkan bonus apapun, namun bonus akan tetap diberikan jika driver berhasil menaikkan performanya.

Contohnya, jika driver menerima orderan sebanyak 5 kali pada hari tersebut dan ada 2 kali cancel order, maka performa driver akan mendapatkan nilai performa sebanyak 60% yang dianggap masih dalam keadaan aman. Namun jika ada 3 cancel order, maka nilai performa yang driver dapatkan hanya sebesar 40% yang membuat driver tidak mendapatkan bonus dari pihak Gojek.

Perhitungan Poin Bagi Driver Gojek

Di samping dari tarif perjalanan, driver Gojek juga berhak atas poin dalam setiap order yang diterima dan dijalankan. Nilai poin yang didapatkan untuk setiap jenis order berbeda. Bonus yang diberikan untuk akumulasi poin juga berbeda. Pedoman perhitungan bonus berdasarkan poin adalah sebagai berikut:

  • 12 poin = Rp 10.000
  • 16 poin = Rp 30.000
  • 20 poin = Rp 40.000
  • 24 poin = Rp 50.000
  • 30 poin = Rp 70.000

Perhitungan tersebut berlaku dengan beberapa catatan tambahan yang meliputi:

  • Nilai maksimal bonus yang bisa didapatkan driver adalah Rp 200.000
  • Bonus bisa diterima apabila driver memberikan performa yang baik

Selain prinsip nilai poin dan bonus di atas, perusahaan Gojek masih menerapkan perhitungan lainnya agar driver lebih mudah memperoleh nilai maksimal bonus. Hanya saja, nilai bonus dan poin ini berbeda di setiap daerah.

Seperti di daerah Jabodetabek, perhitungan poin dan bonus ini memang sedikit berbeda. Untuk layanan Go-Ride, skema yang digunakan adalah sebagai berikut:

Penghasilan Gojek Sebulan

Poin dan bonus Go Ride

Untuk layanan Go-Food, Gojek memberlakukan skema sebagai berikut:

Penghasilan Gojek Sebulan

Poin dan bonus Go Food

Skema ini berlaku dengan catatan bahwa apabila driver memperoleh total pembelanjaan sebesar Rp 300.000, ia mendapat tambahan bonus 1 poin.

Untuk layanan Go-Send yang sering dimanfaatkan para pemilik online shop, perusahaan Gojek memberlakukan skema sebagai berikut:

Penghasilan Gojek Sebulan

Poin dan bonus GO send

Layanan berikutnya yang paling populer adalah layanan Go-Shop. Untuk menerima dan menjalankan layanan ini, driver akan memperoleh bonus sesuai skema berikut ini:

Penghasilan Gojek Sebulan

Poin dan bonus Go Shop dan Go Mart

Sebenarnya masih ada beberapa skema lainnya seperti untuk layanan Go-Mart dan Go-Med. Sebaiknya, driver mempelajari seluruh informasi tersebut jika berencana untuk menerima seluruh layanan tersebut agar tidak bingung menghitung bonusnya.

Walaupun menggunakan prinsip yang sama, perhitungan poin dan bonus untuk daerah di luar Jabodetabek sedikit berbeda. Perhitungan bonus harian untuk driver di luar Jabodetabek adalah:

Penghasilan Gojek Sebulan

Bonus Harian Driver Gojek

Skema ini diberlakukan dengan syarat driver Gojek memenuhi syarat performa minimum yang sudah ditentukan oleh perusahaan Gojek. Jadi perolehan pendapatan driver memang tidak mudah tetapi juga tidak sulit jika driver sudah terbiasa memberikan performa yang maksimal.

Seperti halnya untuk driver di Jabodetabek, perusahaan Gojek juga memberikan komisi tambahan untuk beberapa layanan yang dijalankan oleh mitra driver di luar Jabodetabek. Skema yang diterapkan pun sedikit berbeda. Contohnya untuk layanan Go-Food, skema yang diberlakukan adalah:

Penghasilan Gojek Sebulan

Poin dan bonus Go Food luar Jabodetabek

Driver juga akan memperoleh komisi tambahan apabila menjalankan layanan Go-Send yang mulai sangat dibutuhkan saat ini. Skemanya adalah:

Penghasilan Gojek Sebulan

Poin dan bonus Go Send luar jabodetabek

Selain ketiga layanan tersebut, masih ada skema tersendiri untuk layanan Go-Shop, Go-Mart, dan Go-Med. Masing-masing memberlakukan perhitungan yang berbeda tetapi mitra driver di luar Jabodetabek pada dasarnya juga mendapat komisi tambahan untuk layanan-layanan tersebut sebagaimana diberlakukan untuk mitra driver di Jabodetabek.

Total Penghasilan Gojek dari Tarif Perjalanan dan Bonus

Sepeerti yang telah disebutkan sebelumnya, penghasilan Gojek sebulan akan berbeda antara satu driver dengan driver yang lain. Untuk mendapatkan perkiraan pendapatan dalam satu bulan, driver tentunya harus memperhatikan banyak hal.

Untuk mendapatkan penghasilan Gojek sebulan dengan maksimal, driver diharapkan untuk tidak menolak orderan dan juga mengumpulkan poin. Untuk menghitung pendaptan yang akan diterima oleh driver dengan menggabungkan tarif perjalanan dan bonus dari poin sebenarnya cukup mudah.

Penghasilan Gojek Sebulan

Penghasilan dari tambahan bonus

Jika driver mengambil order Go-Ride dengan jarak terdekat maka driver akan mendapatkan tarif perjalanan sebesar 8ribu. Untuk poin dari Go-ride sendiri adalah 1 poin dan untuk bisa mendapatkan bonus, driver harus memenuhi order Go-Ride sebanyak 30 order di hari tersebut. Maka, untuk menghitung penghasilan Gojek adalah dengan mengalikan 30 order dengan 8ribu dan menambahkan bonus yang akan didapatkan.

Baca:

Dari segi tarif perjalanan, driver akan mendapatkan penghasilan sebesar 240ribu dan jika bonus yang akan didapatkan oleh driver setelah mendapatkan 30 poin adalah 150 ribu, maka besarnya penghasilan Gojek yang akan didapatkan adalah sebesar 390ribu pada hari tersebut. Namun, jika driver tidak memiliki performa yang memadai, maka driver tidak akan mendapatkan bonus dan hanya akan mendapatkan pendaptan dari tarif perjalanan dari order yang driver terima.

Untuk menghitung besarnya penghasilan Gojek sebulan, maka driver harus mengalikan pendapatan harian tersebut dengan 30 hari. Maka, hasil yang akan didapatkan adalah sebesar 11jutaan. Namun, driver harus ingat bahwa pendapatan tersebut bukan nilai yang mutlak karena hal ini tergantung dari tingkat kerajinan driver itu sendiri.

Simulasi Perhitungan Pendapatan Driver

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, mari kita simulasikan pendapatan driver di beberapa daerah sekaligus. Pertama, mari kita hitung pendapatan driver di Jakarta dan di Surbaya.

  1. Pendapatan kotor driver di Jakarta

Contoh:

Pak Beni menerima dan menjalankan order Go-Ride dan mengantarkan pelanggan ke daerah Taman Mini yang berjarak 7 km dari titik lokasi penjemputan pada pukul 18.00.

Maka, pendapatan kotor yang diperoleh Pak Beni untuk jarak 7 km tersebut adalah Rp 14.000 karena per kilometer dihitung Rp 2.000.

Pendapatan ini kemudian ditambah dengan komisi 1 poin sebagai bonus poin layanan dasar dan 2 poin karena mengantar pada jam tersebut di luar area tertentu.

Jadi total pendapatan kotor Pak Beni adalah Rp 14.000 + 3 poin komisi

  1. Pendapatan kotor driver di Surabaya

Contoh:

Pak Rudi menerima dan menjalankan order Go-Ride dan mengantarkan pelanggan ke tujuan yang jaraknya 12 km dari titik lokasi penjemputan.

Maka, pendapatan kotor yang diperoleh Pak Rudi untuk jarak 12 km tersebut adalah Rp 24.000

Pendapatan ini juga ditambah dengan komisi 1 poin.

Jadi, total pendapatan kotor Pak Rudi untuk order tersebut adalah Rp 24.000 + 1 poin.

  1. Pendapatan kotor driver di seluruh daerah pada jam 23.00-05.00

Mitra driver mendapata komisi tambahan pada jam-jam ini. Jadi, pendapatannya pun akan bertambah.

Contoh:

Pak Nana yang berada di Yogyakarta menerima dan menjalankan order Go-Ride dan mengantarkan pelanggan dengan jarak 8 km pada pukul 02.00.

Maka pendapatan kotor Pak Nana untuk jarak 8 km adalah Rp 16.000

Kemudian, jumlah tersebut ditambah dengan komisi tunai sebesar Rp 3.000 dan poin pengantaran sebanyak 1 poin.

Jadi, total pendapatan kotor Pak Nana untuk order tersebut adalah Rp 19.000 dan 1 poin.

Lalu berapa perkiraan pendapatan driver Gojek dalam sebulan? Setiap driver memiliki performa yang berbeda tetapi kita bisa mensimulasikan perhitungannya untuk memberi gambaran lebih jelas.

Contoh:

Driver David bekerja dalam sebulan hanya 22 hari dengan mengambil hari Sabtu dan Minggu untuk beristirahat dan mengambil order di jam-jam biasa.

Dalam 1 hari, driver David bisa memperoleh 30 poin dengan menerima order Go-Food sebanyak 15 kali.

Agar mudah menghitung, anggap saja jarak pembelian makanan dan titik pengantaran cukup dekat sehingga terkena tarif yang minimal yaitu Rp 8.000.

Jadi perhitungan pendapatannya:

Pendapatan dari Tarif Perjalanan: 15 x Rp 8.000 = Rp 120.000

Komisi tambahan berupa poin = 15 x 2 poin = 30 poin

Bonus dari 30 poin = Rp 150.000

Total pendapatan sehari: Rp 120.000 + Rp 150.000 = Rp 270.000

Total pendapatan kotor driver David dalam sebulan: 22 hari x Rp 270.000 = Potensi Rp 5.940.000

Pendapatan ini tentu belum dikurangi berbagai permodalan seperti pulsa, makan, dan bensin. Beberapa driver juga masih memiliki cicilan atribut, cicilan kendaraan, dan cicilan lainnya.

Pada akhirnya, pekerjaan sebagai driver Gojek bisa dikatakan sangat menguntungkan dalam segi penghasilan. Melihat bahwa penghasilan yang didapatkan oleh driver Gojek dalam sehari cukup besar, maka tidak heran bahwa banyak orang yang berlomba-lomba meninggalkan pekerjaannya untuk menjadi driver Gojek.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *