Menyewakan Mobil Ke Uber dapat Penghasilan Tambahan

By | 23 Mei 2018

Cara Menyewakan Mobil Ke Uber – Berkembangnya bisnis startup di bidang transportasi tentunya sangat menguntungkan banyak kalangan masyarakat. Tidak hanya menambah lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang bingung untuk mencari kerja secara formal tetapi juga menguntungkan pihak-pihak lainnya, termasuk orang yang membuka bisnis sewa mobil atau yang mempunyai mobil lebih dari satu.

Mobil dapat disewakan pada perusahaan seperti Uber agar dapat digunakan untuk menjalankan taxi uber. Tentunya yang menyewakan mobil juga akan memperoleh untung. Berikut ini adalah cara menyewakan mobil ke uber baik untuk pemilik rental resmi maupun mobil pribadi.

Syarat Untuk Menyewakan Mobil ke Uber Bagi Pemilik Rental Mobil

Menyewakan Mobil Uber

Ada syarat nya yah?

Untuk dapat menyewakan mobil ke uber, penyewa mobil harus memenuhi persyaratan yang berlaku berkaitan dengan rental mobil yang dimilikinya. Jika ingin menyewakan mobil, penyewa mobil harus mendaftarkan diri terlebih dahulu ke Dinas Perhubungan DKI. Lalu, mobil yang akan disewakan pun harus sudah memenuhi syarat untuk menjadi angkutan umum yang layak untuk beroperasi. Persyaratan tersebut tercantum dalam Undang-Undang No. 22 tahun 2009, PP No 74 tahun 2014, dan juga Keputusan Menteri Perhubungan No. 35 tahun 2003.

Baca:

Penyewa mobil yang merupakan pebisnis rental mobil harus memiliki rental mobil yang sudah dilindungi oleh badan hukum baik berbentuk PT, BUMN, Koperasi maupun BUMD. Selain itu, pemilik rental mobil juga harus menunjukkan akte pendirian tempat rental mobil yang sah dan setidaknya terdapat 5 kendaraan yang tersedia pada tempat rental tersebut dimana mobil-mobil tersebut pastinya harus yang sudah terdaftar pada Dinas Perhubungan.

Pihak pemilik rental mobil akan bekerja sama dengan pihak uber untuk menawarkan mobil-mobil yang disewakan dimana nantinya uber yang akan memberikan penawaran pada calon driver uber mobil.

Cara Menyewakan Mobil Pribadi ke Uber

Menyewakan Mobil Uber

Cara sewain mobil pribadi?

Cara menyewakan mobil ke uber dengan menggunakan mobil pribadi milik penyewa mobil adalah yang paling umum dan sering dipilih oleh pihak penyewa mobil dan pihak driver uber. Untuk menyewakan mobil pribadi, penyewa mobil akan langsung berkomunikasi dengan pihak yang ingin menjadi driver uber mobil namun terkendala mobil.

Berbeda dengan pemilik rental mobil yang harus memenuhi persyaratan dari pemerintah, penyewa mobil pribadi lebih fleksibel karena persyaratan mobil yang disewakan hanya menyesuaikan persyaratan dari pihak Uber dimana tidak boleh mobil produksi sebelum tahun 2011.

Jadi, seorang penyewa mobil pribadi akan melakukan perjanjian secara pribadi dengan driver uber yang ingin menyewa mobil tersebut. Dengan kata lain, keuntungan kedua belah pihak merupakan hasil kesepakatan bersama antara pemilik mobil dan juga driver uber. Umumnya, pihak driver uber akan memberikan penawaran berupa biaya sewa per hari atau per bulan karena lebih murah dibandingkan dengan harga sewa melalui rental mobil resmi.

Baca:

Untuk pemilik mobil yang hendak menyewakan mobilnya untuk driver uber, pertimbangkan biaya yang akan ditanggung sebelum menyepakati perjanjian kedua pihak. Yang terutama adalah mobil terlindungi oleh asuransi all risk yang berarti pihak asuransi menanggung setiap biaya jika terjadi kerusakan mobil dari kerusakan ringan dan berat, bahkan jika terjadi kehilangan. Selain itu, premi yang dibayarkan berkisar pada angka 2.4% – 3.5%.

Bagi penyewa mobil, jangan lupa pula untuk memberikan biaya tambahan untuk membersihkan mobil karena pemilik tidak pernah tahu penumpang yang akan menggunakan mobilnya. Oleh karena itu, perjanjian dengan driver uber bisa mencakup hal-hal seperti larangan penggunaan mobil ke luar kota karena akan merugikan pemilik mobil.

Memilih Driver Uber Yang Tepat

Menyewakan Mobil Uber

Cara memilih driver yang tepat?

Seperti yang sudah dijelaskan pada poin sebelumnya, menyewakan mobil pribadi untuk uber sangat bergantung pada driver uber yang akan menggunakan mobil tersebut. Jadi, pemilihan driver uber harus dilakukan dengan seleksi agar tidak salah memilih driver. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk memilih driver uber yang tepat agar tidak merugikan penyewa mobil pribadi.

  1. Tentunya akan menguntungkan pemilik mobil jika driver yang ingin menyewa mobil sudah kenal secara personal dengan pemilik mobil. Apabila teman Anda yang menanyakan mengenai penyewaan mobil, pastikan jika Anda mengetahui siapa yang akan menggunakan mobilnya, apakah teman Anda tersebut atau bukan.
  2. Apabila mobil yang ditanyakan oleh teman adalah mobil yang akan dikendarai orang lain, jangan sungkan untuk meminta jaminan padanya. Jaminan dapat berupa uang untuk cuci mobil atau pertanggung jawaban jika terjadi kerusakan pada mobil yang akan disewakan.
  3. Jangan lupa untuk meminta fotokopi SIM A dan juga KTP driver uber yang hendak menyewa mobil pribadi Anda. Seperti tempat rental mobil pada umumnya, KTP asli driver juga dapat menjadi jaminan penyewaan yang nantinya baru dikembalikan untuk driver setelah mobil kembali.
  4. Selanjutnya, tanyakan pengalaman driver yang bersangkutan dalam berkendara khususnya mengemudikan mobil. Apabila driver baru saja mempunyai SIM kurang dari 5 tahun atau baru saja pindah ke kota yang bersangkutan maka sebaiknya cari driver uber yang lain karena besar kemungkinannya driver tersebut belum memahami kondisi jalanan kota tersebut.
  5. Sebagai pemilik mobil pribadi, Anda mempunyai hak untuk selektif dalam memilih driver uber. Salah satunya adalah dengan menanyakan riwayat driver uber yang bersangkutan dengan meminta surat kelakuan baik. Tidak menutup kemungkinan jika calon driver yang menyewa mobil pernah terlibat dalam tindak kriminalitas. Itulah mengapa selektif dalam memilih driver uber sangat penting.
  6. Driver uber yang dapat dipercaya pastinya tidak akan membuat kesepakatan yang menguntungkan kedua pihak, yaitu pihak penyewa mobil dan dirinya sendiri. Jika driver cenderung mencari untung besar untuk dirinya sendiri tanpa memikirkan keuntungan Anda maka cari driver lain yang lebih bertanggung jawab.

Mencoba Menghitung Harga Sewa Minimum Mobil

Menyewakan Mobil Uber

Berapa estimasi pendapatannya kira- kira?

Dalam usaha untuk menyewakan mobil pribadi, menentukan harga sewa minimum sangat penting untuk dilakukan. Meskipun harga yang dikenakan merupakan kesepakatan antara kedua belah pihak, namun pihak pemilik mobil harus mempunyai daftar harga sewa minimum untuk menjadi bekal dalam membuat kesepakatan. Cara menghitung harga sewa minimum mobil adalah dengan mempertimbangkan beberapa hal seperti biaya ganti ban, biaya reparasi mobil, tarif pajak, keuntungan yang diinginkan, bahkan biaya peluang pembelian mobil.

Jadi, calon penyewa mobil untuk driver uber sebaiknya mempunyai lebih dari satu mobil yang menganggur. Selain itu, pemilik mobil yang termasuk pengendara di akhir minggu atau hanya pengendara di hari kerja akan lebih diuntungkan jika ingin menyewakan mobil. Lalu, pastikan jika biaya perawatan mobil dan juga biaya peluang mobil tidak lebih tinggi jika dibandingkan dengan harga sewa mobil yang dimiliki oleh rental mobil resmi.

Cara menyewakan mobil ke uber tergantung dari pemilik mobil yang akan menyewakan. Jika pemilik mobil adalah pemilik bisnis rental mobil maka harus memenuhi persyaratan dari pemerintah terlebih dahulu, Apabila pemilik mobil pribadi, proses penyewaan akan berjalan lancar dengan adanya kesepakatan antara pemilik mobil dan juga driver uber.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *