Pengalaman Kerja Sebagai Reporter di PT Mediantara, Harus Siap Tiap Waktu

Ini ceritaku waktu bekerja sebagai reporter di majalah Venus, yaitu majalah trend terbitan PT. Mediantara Info Persada di Surabaya. Majalah ini merupakan media lokal Surabaya yang isinya tentang fashion, lifestyle. Sebetulnya ini bukan kali pertama aku jadi reporter, karena sebelumnya sempat bergabung di Klub Reporter Pelajar Surabaya Post dan Media Humas Kampus, tapi baru kali ini aku bekerja full time sebagai reporter.

Gambaran pekerjaan yang aku lakukan sebagai reporter majalah trend, fashion&lifestyle adalah melakukan interview dan meliput acara yang berhubungan dengan fashion, trend,lifestyle. Selain itu aku juga wajib mengisi rubrik fashion dan kecantikan dengan mendapatkan berita melalui hunting ke butik, mall dan salon kecantikan.

Kesenangan  Jadi Reporter…

Ada kesenangan dan tantangan tersendiri saat bekerja sebagai reporter. Kesenangan dan tantangannya akan aku kupas satu persatu ya.

Menjadi reporter, apalagi majalah trend dan lifestyle bikin aku bisa bertemu dengan banyak pesohor karena tugas kami adalah mencari berita. Saya pernah mewawancarai Tompi, BCL, Laudya Cintya Bella, Rossa, Krisdayanti, Gilang Ramadhan, Christian Bautista dll. Untuk bertemu mereka gampang-gampang susah, ada pesohor yang memang welcome dengan reporter ada yang jual mahal, kalau untuk artis yang jual mahal, kami biasa ikuti prosedur penyelenggara acara aja.

Pengalaman Kerja Sebagai Reporter di PT Mediantara, Harus Siap Tiap Waktu

Seorang reporter selalu mendapatkan informasi secara up to date. Karena bekerja sebagai reporter membuat kita harus rajin mencari informasi untuk menunjang penulisan artikel kita atau sebagai bahan wawancara kepada nara sumber. Jangan sampai kita kekurangan bahan untuk wawancara bisa-bisa tidak dapat berita yang unik nantinya.

Kesenangan lainnya kita bisa menikmati fasilitas ekslusif secara gratis. Seringkali kami diundang untuk konfrensi pers di cafe, hotel, spa, dan tempat hiburan lainnya, biasanya kami diundang dalam rangka peluncuran produk baru sambil makan siang. Tak jarang dalam setiap undangan kami akan dibekali oleh goodie bag berisi souvenir dan juga angpao.

Seringnya bertemu dengan orang baik itu nara sumber ataupun rekan reporter lain, membuat kita mengenal berbagai karakter. Dengan mengenal berbagai karakter, secara otomatis kita bisa tau bagaimana cara menghadapinya.

Ada tantangan tersendiri sebagai seorang reporter, yang pertama pekerjaan seorang reporter tidak memiliki jam kerja. Reporter tidak diharuskan untuk berangkat jam 9 pagi dan pulang jam 5 sore,melainkan siap kapanpun untuk berburu berita, apalagi reporter  majalah Trend bersantai di rumah di hari minggu adalah angan-angan. Sebab di hari minggu/libur seringkali ada acara yang harus kami liput seperti pameran, lomba fashion show, konser dll.

Menjadi reporter memerlukan biaya operasional yang cukup besar terutama untuk media lokal yang distribusinya masih terbatas. Karena media seperti ini umumnya masih belum menyediakan sarana transportasi atau tunjangan servis kendaraan untuk operasional kerja, sedangkan seorang reporter memiliki mobilitas yang tinggi.

Persiapan Sebelum Menjadi Seorang Reporter

Ada beberapa hal yang perlu disiapkan sebelum memutuskan untuk menjadi seorang reporter. Selain hal yang bersifat formal seperti latar belakang pendidikan, pengalaman , sertifikat ada juga hal yang bersifat non formal seperti kemampuan berkomunikasi, penampilan dsb.

Pertama adalah latar belakang pendidikan yang diperlukan. Sebetulnya lulusan dari jurusan manapun memiliki kesempatan untuk menjadi seorang reporter namun mereka yang memiliki latar belakang jurusan Ilmu Komunikasi, Sastra lebih disukai. Hal ini dikarenakan, lulusan dari jurusan tersebut telah memdapatkan materi pembelajaran jurnalistik dan tehnik menulis.

Reporter

Berikutnya adalah pengalaman yang dimiliki. Tidak dapat dipungkiri bahwa mereka yang memiliki pengalaman di bidang jurnalistik saat kuliah memiliki kesempatan lebih besar sebagai reporter dibandingkan yang tidak. Meskipun begitu, kalian yang belum memiliki pengalaman tidak perlu merasa kecil hati karena banyak juga media yang membuka lowongan reporter untuk fresh graduate yang nantinya akan dibimbing untuk menjadi reporter yang baik.

Buat kalian yang memiliki sertifikasi baik itu seminar maupun pelatihan akan mendapatkan nilai plus sebagai kandidat reporter. Hal ini dikarenakan kalian memiliki pengetahuan dan kemampuan tambahan yang nantinya akan menunjang karir jurnalistik kalian seperti kursus komputer,kursus Bahasa Inggris.

Seorang calon reporter yang memilili kemampuan fotografi akan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk menjadi reporter. Karena memiliki reporter yang bisa fotografi memberikan efisiensi pada perusahaan.

Kemudian seorang reporter perlu menguasai Bahasa Asing. Saat ini wajib hukumnya apabila seorang reporter memiliki kemampuan berbahasa asing setidaknya bahasa Inggris. Karena nantinya akan berguna untuk mewawancarai nara sumber asing atau mencari referensi artikel dari bahasa asing.

Seorang reporter harus berani berbicara, tidak boleh pasif. Apabila seorang reporter takut atau malu berbicara di depan umum, maka dapat dipastikan reporter tersebut akan kesulitan mendapatkan bahan berita.

Penampilan calon reporter memiliki andil dalam mendapatkan pekerjaan sebagai reporter. Penampilan kita harus disesuaikan dengan image dari media tempat kita bekerja. Misalnya bekerja di majalah fashion, reporternyapun harus tampil menarik dan fashionable.

Karena reporter memiliki mobilitas yang tinggi, maka sebaiknya reporter mampu mengendarai kendaraan bermotor. Bayangin gimana repotnya seorang reporter kalau tidak bisa mengendarai kendaraan bermotor, masa iya harus nunggu ojol atau angkot, bisa-bisa malah ketinggalan berita.

Mobilitas seorang reporter yang harus mendatangi beberapa lokasi dalam sehari membuat kita wajib menguasai area. Jangan sampai kita nyasar saat berburu berita.

Persiapkan mental kalian dalam menjadi seorang reporter. Kalian harus siap menunggu nara sumber, di php nara sumber, bertemu dengan nara sumber yang songong dll. Selain itu juga harus siap untuk dikejar-kejar deadline.

Pesan saya untuk kalian yang mau bekerja sebagai reporter terutama reporter majalah trend. Pertama, jaga kesehatan, konsumsi makanan sehat karena reporter harus siap kapanpun. Kedua, tetaplah berikap profesional kapanpun dan dimanapun. Good Luck

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *