Golongan PNS dan Gajinya, Ternyata Begini Faktanya!

By | 7 Februari 2019

Menjadi seorang PNS maka akan sangat erat hubungannya dengan golongan dan masa kerja. Golongan PNS biasanya disesuaikan dengan jabatan, prestasi, dan masa kerja yang telah ditempuh. Selain itu, golongan PNS juga erat hubungannya dengan gaji yang diterima oleh PNS. Nah, berapakah gaji yang diterima PNS berdasarkan golongan dan masa kerja? Berikut penjelasan lengkap mengenai golongan PNS dan gajinya.

Golongan PNS dan Gajinya

Golongan dan Kepangkatan PNS

Pada dasarnya terdapat empat golongan bagi seorang PNS, yaitu golongan I, golongan II, golongan III, dan golongan IV. Dalam setiap golongan PNS ada beberapa pangkat PNS di dalam instansi pemerintahan. Golongan tersebut biasanya disesuaikan dengan jabatan PNS berdasarkan golongan dan masa kerja yang telah ditempuh.

Baca juga:

Begitu pula dengan Golongan PNS berdasarkan tingkat pendidikan. Ketika seseorang baru diterima sebagai PNS untuk pertama kalinya, maka akan memperoleh golongan PNS berdasarkan tingkat pendidikan terakhir.

1. Juru (PNS Golongan I)

Juru merupakan jabatan PNS yang membutuhkan ketrampilan dasar saja dan belum dituntut memiliki ketrampilan ilmu tertentu. Biasanya PNS dengan golongan I merupakan PNS dengan pendidikan formal tingkat sekolah dasar dan sekolah menengah pertama atau sederajat.

Jenjang kepangkatan juru meliputi:

  • Golongan I/a (Juru Muda).
  • Golongan I/b (Juru Muda Tingkat I)
  • Golongan I/c (Juru)
  • Golongan I/d (Juru Tingkat I)

Dalam pelaksanaannya, PNS dengan golongan I merupakan pelaksana pembantu dalam suatu kegiatan. PNS golongan I ini memiliki tanggung jawab untuk memberi asistensi kepada jenjang kepangkatan di atasnya (pengatur).

2. Pengatur (PNS Golongan II)

Pengatur merupakan jenjang PNS yang sudah menuntut suatu ketrampilan bidang ilmu tertentu dan bersifat teknis. PNS golongan II merupakan PNS yang memiliki pendidikan formal jenjang sekolah menengah atas atau sederajat hingga diploma III. Dalam pelaksanaannya, PNS dengan golongan II memiliki tugas merealisasikan suatu kegiatan operasional dari program instansi.

Jenjang kepangkatan pengatur meliputi:

  1. Golongan II/a (Pengatur Muda)
  2. Golongan II/b (Pengatur Muda Tingkat I)
  3. Golongan II/c (Pengatur)
  4. Golongan II/d (Pengatur Tingkat I)

3. Penata (PNS Golongan III)

Penata merupakan jenjang PNS yang menuntut pekerjaan yang membutuhkan keahlian bidang tertentu dengan lingkup pemahaman ilmu yang lebih mendalam. PNS golongan III merupakan PNS yang memiliki pendidikan formal jenjang sarjana S1 atau diploma IV ke atas. Dalam pelaksanaannya, PNS dengan golongan III memiliki tanggung jawab menjamin mutu sebuah proses dan output kerja tingkatan pengatur.

Jenjang kepangkatan Penata meliputi:

  1. Golongan III/a (Penata Muda)
  2. Golongan III/b (Penata Muda Tingkat I)
  3. Golongan III/c (Penata)
  4. Golongan III/d (Penata Tingkat I)

4. Pembina (PNS Golongan IV)

Pembina merupakan jenjang kepangkatan PNS yang menuntut keahlian ilmu yang mendalam dan kematangan serta kearifan kerja selama masa kerja. Pembina merupakan jenjang kepangkatan tertinggi sepanjang karier seorang PNS. Dalam pelaksaaannya, PNS dengan golongan IV memiliki tugas membina dan mengembangkan sumber daya untuk mencapai sebuah visi misi lembaga.

Jenjang kepangkatan Pembina meliputi:

  1. Golongan IV/a (Pembina)
  2. Golongan IV/b (Pembina Tingkat I)
  3. Golongan IV/c (Pembina Utama Muda)
  4. Golongan IV/d (Pembina Utama Madya)
  5. Golongan IV/e (Pembina Utama)

Eselonisasi

Selain terdapat golongan PNS dan gajinya berdasarkan pangkat dan masa kerja, ada juga eselonisasi yang merupakan hierarki jabatan struktural. Berikut merupakan jabatan eselon PNS dalam sebuah hierarki pemerintahan.

1. Eselon I

Dalam pelaksanaannya, eselon I merupakan seorang pimpinan wilayah. Biasanya jenjang kepangkatan eselon I adalah golongan IV/c ataupun golongan IV/e.

Eselon I merupakan jabatan struktural tertinggi yang terdiri dari eselon IA dan eselon IB. Tugas seorang eselon I adalah untuk menetapkan kebijakan pokok untuk mencapai sasaran jangka pendek dan jangka panjang.

2. Eselon II

Dalam pelaksanaanya eselon II merupakan kepala sebuah instansi. Biasanya eselon II adalah mereka yang memiliki pangkat golongan IV/c dan tertinggi golongan IV/d.

Eselon II merupakan jabatan struktural lapis kedua yang terdiri dari dua jenjang, yaitu eselon IIA dan  eselon IIB. Tugas seorang eselon II adalah dalam hal perencanaan dan implementasi strategi dalam mengembangkan kebijakan pokok wilayah.

3. Eselon III

Dalam pelaksanaannya, eselon III merupakan kepala bidang atau bisa disebut dengan manajer madya dalam satuan kerja. Biasanya eselon II merupakan PNS yang memiliki golongan III/d dan tertinggi golongan IV/d.

Eselon III merupakan jabatan struktural lapis kedua yang memiliki dua jenjang, yaitu eselon IIIA dan eselon IIIB. Tugas eselon III adalah bertanggung jawab dalam penyusunan dan realisasi yang diturunkan dari strategi instansi oleh eselon II.

4. Eselon IV

Eselon IV merupakan seorang kepala seksi atau bisa disebut dengan manajer lini dalam satuan kerja. Biasanya eselon IV merupakan PNS yang memiliki PNS yang memiliki golongan III/b dan tertinggi memiliki golongan III/d.

Eselon IV merupakan jabatan struktul lapis ketiga yang memilii dua jenjang, yaitu eselon IVA dan eselon IVB. Tugas eselon IV adalah bertanggungjawab pada kegiatan operasional yang disusun di tingkt eselon III.

Golongan PNS dan Gajinya

Secara umum, sistem penggajian PNS berdasarkan pada golongan dan masa kerja yang sudah ditempuh. Semakin tinggi golongan dan semakin lama masa kerja, maka gaji pokok yang diterima oleh seorang PNS akan semakin tinggi. Selain itu, PNS juga berhak mendapatkan beragam tunjangan sesuai dengan tanggung jawab yang diembannya. Berikut tabel golongan PNS dan gajinya  2019 dengan penambahan perkiraan kenaikan yang sudah dikabarkan sebesar 5%.

1. Gaji PNS Golongan I

MKGABCD
01.560.900
1
21.610.100
31.704.6001.776.8001.851.800
41.660.800
51.758.3001.832.700 1.910.200
61.713.100
71.813.7001.890.4001.970.400
81.767.100
91.870.8001.949.9002.032.400
101.822.700
111.929.7002.011.3002.096.400
121.880.100
131.990.5002.074.6002.162.400
141.939.300
152.053.2002.140.1002.230.600
162.000.400
172.117.8002.207.500 2.300.800
182.063.400
192.184.6002.277.0002.373.300
202.128.400
212.253.3002.348.7002.448.00
222.195.400
232.324.3002.422.6002.525.100
242.264.600
252.397.5002.498.900 2.604.600
262.335.900
272.473.0002.577.6002.686.700

2. Gaji PNS Golongan II

MKGABCD
02.022.300
12.054.200
2
32.118.8002.208.5002.303.0002.399.300
4
52.185.600 2.278.0002.374.4002.474.900
6
72.254.4002.349.800 2.449.2002.552.800
8
92.325.5002.423.800 2.526.3002.633.200
10
112.398.7002.500.2002.605.900 2.716.100
12
132.474.3002.578.8002.687.900 2.801.700
14
152.552.2002.660.1002.772.7002.890.000
16
172.632.5002.743.900 2.859.9002.980.900
18
192.715.5002.830.3002.950.0003.074.800
20
212.800.9002.919.5003.042.9003.171.700
22
232.889.2003.011.300 3.138.8003.271.500
24
252.980.2003.204.000 3.237.6003.374.500
26
273.074.0003.204.0003.399.600 3.480.900
28
293.170.8003.305.000 3.444.8003.590.500
30
313.270.7003.409.1003.553.200 3.703.600
32
333.373.7003.516.4003.665.2003.820.200

3. Gaji PNS Golongan III

MKG ABC D
0 2.579.6002.688.7002.802.4002.920.900
1
2 2.660.7002.773.300 2.890.6003.012.900
3
42.744.500 2.860.7002.981.7003.107.800
5
6 2.831.1002.950.8003.075.6003.205.700
7
8 2.920.2003.043.7003.172.400 3.306.600
9
10 3.012.2003.139.5003.272.4003.410.800
11
123.107.000 3.238.5003.375.500 3.518.200
13
143.204.900 3.340.4003.481.700 3.629.100
15
163.305.800 3.445.6003.591.4003.743.300
17
183.409.9003.554.200 3.704.6003.861.200
19
203.517.300 3.666.1003.821.2003.982.800
21
223.628.100 3.781.5003.941.5004.108.300
23
243.742.4003.900.700 4.065.6004.237.600
25
263.860.300 4.023.5004.193.7004.371.100
27
283.981.8004.150.3004.325.7004.508.700
29
304.107.2004.280.900 4.462.0004.650.800
31
324.236.600 4.415.7004.602.500 4.797.300

4. Gaji PNS Golongan IV

MKG A BCD E
03.044.500 3.173.3003.307.400 3.447.4003.593.300
1
2 3.140.4003.273.200 3.411.6003.556.0003.706.300
3
4 3.239.3003.376.3003.519.100 3.667.9003.823.100
5
6 3.341.3003.482.600 3.629.9003.783.5003.943.500
7
8 3.446.6003.592.300 3.744.2003.902.600 4.067.700
9
10 3.555.0003.705.4003.862.2004.025.5004.195.800
11
12 3.667.1003.882.200 3.983.9004.152.4004.327.900
13
14 3.782.6003.942.500 4.109.3004.283.1004.464.200
15
16 3.901.6004.066.700 4.238.7004.418.000 4.604.900
17
18 4.024.5004.194.800 4.372.2004.557.200 4.749.900
19
20 4.151.3004.326.9004.509.9004.700.700 4.899.500
21
22 4.282.1004.463.2004.652.000 4.828.7005.053.800
23
24 4.416.9004.603.7004.798.4005.001.4005.213.000
25
26 4.556.0004.748.7004.949.5005.158.9005.377.200
27
284.699.5004.898.300 5.105.5005.321.400 5.546.500
29
30 4.487.5005.052.5005.266.2005.489.000 5.721.200
31
325.000.100 5.211.6005.432.1005.661.9005.901.400

Nah, itulah penjelasan mengenai golongan PNS dan gajinya. Semoga informasi di atas bermanfaat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *