Penjelasan Cara Kerja Gojek dan Gajinya Tahun 2019

By | 4 April 2019

Menjadi ojek online alias ojol saat ini jadi profesi menjanjikan. Namun Anda tetap harus tahu terlebih dulu seperti apa cara kerja Gojek dan gajinya agar bisa jadi seorang ojol sukses. Karena seperti yang sudah diketahui, ojol kini memiliki banyak sekali peminat seiring dengan berkembang pesatnya sistem transportasi online yang digandrungi masyarakat.

Cara Kerja Gojek dan Gajinya Tahun 2019

Bukan hanya GO-JEK saja, beberapa perusahaan transportasi online lainnya pun ikut meramaikan perkembangan transportasi daring. Meskipun begitu bisa dibilang bahwa GO-JEK adalah pelopor perubahan ojek sepeda motor. Merupakan perusahaan startup berstatus Unicorn asal Indonesia, tak heran kalau peminat GO-JEK di kalangan para calon driver begitu tinggi.

Baca juga:

Dibandingkan harus bekerja di kantor mulai pagi hingga sore dan digaji bulanan, cara kerja Gojek dan gajinya memang memiliki perhitungan berbeda. Lantas apakah para driver ini juga dibayar bulanan oleh GO-JEK? Apakah mereka terdaftar sebagai karyawan tetap yang memperoleh tunjangan khusus dan bisa naik jabatan? Ulasan berikut ini akan sangat layak Anda pahami.

Memahami Sistem dan Cara Kerja GO-JEK

Sebelum mengetahui seperti apa sistem gaji Gojek, Anda tentu harus tahu dulu bagaimana cara kerjanya. Karena memang sebagai layanan transportasi online dan menganggap para ojol adalah mitra driver, GO-JEK jelas memiliki aturan cara kerja tersendiri. Bagi Anda yang masih baru menggunakan GO-JEK atau berminat jadi mitra bisnis, berikut ini cara kerjanya:

1. Order

Konsumen melakukan orderan melalui aplikasi GO-JEK. Untuk bisa menggunakannya, tentu harus mendaftarkan diri di aplikasi GO-JEK. Setelah terdaftar dan login, bisa mengaktifkan GPS dan kemudian memilih layanan.

2. Pilih Layanan

Ada banyak sekali layanan yang disediakan oleh GO-JEK dan tentunya memiliki perhitungan gaji Gojek yang tak sama. Berikut ini adalah layanan yang bisa dipilih oleh konsumen:

    • GO-RIDE (sepeda motor) dan GO-CAR (mobil): Ini adalah dua layanan utama yang disediakan GO-JEK dan merupakan unggulan. Baik GO-RIDE atau GO-CAR berguna untuk mengantar-jemput penumpang.

Sistem gaji Gojek 2018

    • GO-SEND (barang/dokumen) dan GO-BOX (bongkar muat): Keduanya merupakan layanan antar-jemput barang dengan GO-SEND adalah armada sepeda motor, sementara GO-BOX dengan pick-up atau truk.
    • GO-FOOD: Merupakan layanan pesan-antar makanan yang jadi ciri khas GO-JEK. Cara kerja Gojek dan gajinya untuk GO-FOOD jelas sangat berbeda karena melibatkan mitra bisnis GO-FOOD yang merupakan pemilik restoran/warung.
    • GO-MED, GO-SHOP, GO-MART: Adalah layanan belanja barang. Di mana untuk GO-MED merupakan obat/resep dokter di apotek sementara GO-SHOP dan GO-MART khusus untuk pembelian barang di minimarket atau toko tertentu.
    • GO-LIFE: Mencakup GO-GLAM (perawatan kecantikan), GO-AUTO (perawatan kendaraan bermotor) dan GO-CLEAN (kebersihan lingkungan/rumah. Sama seperti GO-FOOD, untuk GO-LIFE ini jelas punya sistem gaji Gojek 2019 yang berbeda karena menggunakan jasa mitra bisnis pihak ketiga.

3. Tentukan Lokasi Penjemputan

Jika sudah memilih satu dari layanan yang disebutkan di atas, maka hal berikutnya adalah menuliskan alamat penjemputan dan pengantaran yang sesuai. Konsumen lalu memilih cara pembayaran apakah GO-PAY (pembayaran digital GO-JEK) atau uang tunai.

Saat konsumen memastikan orderan, aplikasi akan mengirim pesanan ke server GO-JEK. GO-JEK akan menyalurkan orderan itu ke driver yang ada di lokasi terdekat dengan konsumen.

4. Penyelesaian Order

Driver melakukan tugasnya sesuai dengan layanan yang diminta oleh pelanggan dan menerima pembayaran yang tertera di aplikasi. Khusus untuk layanan yang melibatkan mitra bisnis (GO-FOOD, GO-LIFE), ada potongan komisi 20% yang diambil GO-JEK dalam setiap orderan.

Nah, seperti itulah cara kerja GO-JEK yang sudah diatur sedemikian rupa oleh perusahaan. Karena seluruhnya berbasis online, sudah pasti kalau driver memang wajib memiliki perangkat gawai seperti smartphone yang berakses internet.

Perhitungan Sistem Gaji Gojek 2019

Lantaran Anda sudah memahami seperti apa cara kerja GO-JEK, maka hal berikutnya adalah mengenai perhitungan gajinya. Jika membandingkan antara sistem gaji Gojek 2018 dan 2019 hingga bulan Maret, sebetulnya tak ada perubahan yang berarti. Karena pada pertengahan 2018, GO-JEK baru saja melakukan kenaikan tarif perjalanan.

Satu hal yang harus dipahami bagi calon driver adalah GO-JEK tidak memberikan gaji bulanan kepada pengemudi mereka. Pendapatan para driver diperoleh dari tiga hal berikut ini:

1. Tarif Perjalanan

Tarif perjalanan adalah sumber utama gaji Gojek. Apapun layanan yang dilakukan oleh seorang driver, pasti akan ada tarif perjalanan dan itu merupakan penghasilan mereka. GO-JEK sendiri menentukan besaran tarif perjalanan secara sepihak yang berbeda-beda. Berikut ini adalah pembagiannya:

    • Area Jabodetabek:

Untuk cara kerja Gojek dan gajinya di kawasan ini, perbedaan utamanya adalah pada bagian tarif perjalanan. Di mana driver Jabodetabek punya tarif perjalanan paling tinggi di Indonesia dibandingkan kota-kota lain. Kenapa begitu? Karena pengguna dan driver GO-JEK di Jabodetabek sangat banyak.

    • Pembagian jam sibuk:

GO-JEK menetapkan dua pembagian utama tarif perjalanan yakni jam sibuk (Rp 2.500/km) dan di luar jam sibuk (Rp 2.000/km). Jam sibuk adalah waktu di mana orderan GO-JEK meningkat seperti pagi, jelang makan siang, sore hingga malam Minggu. Berkaca pada poin sebelumnya, untuk area Jabodetabek ada kebijakan khusus.

2. Poin Layanan

Selain tarif perjalanan, penghasilan Gojek sebulan juga diperoleh dari poin layanan. Setiap layanan yang orderannya diselesaikan driver, akan memperoleh poin tersendiri dan berbeda-beda. Misalkan saja untuk GO-RIDE /GO-SEND akan memperoleh 1 poin, lalu GO-FOOD mendapat 1,5-2 poin. Perhitungan poin bisa bertambah sesuai dengan kebijakan pada layanan.

Sistem gaji Gojek 2019

Jangan remehkan soal poin karena rupanya bisa ditukarkan menjadi sejumlah uang. Anda bisa memperoleh Rp 30.000 (16 poin), Rp 40.000 (20 poin), Rp 50.000 (24 poin) dan Rp 70.000 (30 poin). Dalam sistem gaji Gojek 2019, setiap harinya poin akan direset dan driver ditarget 20 poin per hari.

3. Bonus Harian

Selain poin, cara kerja Gojek dan gajinya juga memberikan penawaran bonus harian. Masih seperti poin, peluang memperoleh bonus juga bisa didapat kalau Anda mengerjakan orderan di luar batas jam kerja. Misalkan saja melayani GO-RIDE pada pukul 23.00 – 05.00 akan mendapat tambahan Rp 3.000. Atau mengantar barang hingga 20 km pada GO-SEND akan mendapatkan Rp 6.000.

Sistem gaji Gojek

Melihat rumusan gaji Gojek di atas, tentunya seorang driver harus cerdas. Agar bisa meraup poin tertinggi dan bonus dalam setiap layanan, usahakan untuk menerima orderan di jam sibuk. Misalkan saja pagi hari melayani GO-RIDE, jelang makan siang menerima GO-FOOD, siang harinya mengantar dengan GO-SEND dan sore/malam bisa bergantian antara GO-RIDE atau GO-FOOD.

Cara Kerja Gojek Demikian Berapa Besar Penghasilan Gojek Sebulan?

Jika melihat ulasan cara kerja Gojek dan gajinya, maka bisa dipastikan bahwa penghasilan seorang driver tidaklah menentu. Alih-alih dalam sebulan, gaji mereka harian pun bisa berbeda. Semua tergantung dengan banyak-sedikitnya menerima orderan.

Ambil saja contoh seorang driver yang mulai bekerja pada pukul 06.30 – 20.00. Pada pagi hingga pukul 11.00, ojol ini bisa menyelesaikan 6 orderan GO-RIDE. Jika tiga orderan adalah jam sibuk dengan total jarak 15 km, maka dia memperoleh gaji Gojek, 15×2.500 = Rp 37.500. Lalu tiga orderan di luar jam sibuk dengan total 25 km, maka 25×2.000 = Rp 50.000.

Setelah istirahat siang, si driver menerima GO-RIDE lagi dan berhasil menyelesaikan 8 orderan jam sibuk dengan total jarak 40 km, maka jadi 40×2.500 = Rp 200.000. Sehingga dalam sehari total meraup Rp 287.500 dari tarif perjalanan saja. Karena sukses memperoleh rating memuaskan minimal 55% dan meraih syarat 16 poin, driver ini mendapat tambahan bonus Rp 50.000.

Jika ditotal keseluruhannya, si driver meraih Rp 337.500. Kalau dalam satu bulan saja dia bekerja selama 20 hari, maka kisaran penghasilan Gojek sebulan yang diperoleh adalah Rp 6.750.000. Cukup besar dan bahkan bisa di atas PNS, bukan? Namun patut diingat, ini adalah penghasilan kotor dan dengan catatan si driver stabil memperoleh orderan yang sama setiap hari.

Dari ulasan perhitungan gaji di atas, bisa dipastikan kalau untuk ingin memperoleh penghasilan besar, seorang driver memang harus mengetahui area kerja dan jam-jam sibuk yang berlaku. Jangan sampai menghabiskan waktu dan bensin di jalan karena merugikan. Pastikan ponsel dan internet dalam kondisi aktif supaya bisa menjalankan cara kerja Gojek dan gajinya sesuai harapan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *